Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan salah satu kabupaten di Sumatera Utara, pusat pemerintahan kabupaten ini ada di Pandan. Dengan luas wilayah 2.194,98 km², kabupaten Tapanuli Tengah terletak di pesisir Pantai Barat Sumatera dengan Panjang garis pantai 200 km, terdapat beberapa pulau-pulau kecil. Kondisi geografis inilah yang mendorong pemerintah kabupaten Tapanuli Tengah terfokus ke sektor pariwisata, mengingat banyaknya destinasi wisata yang dapat kita temui di Tapanuli Tengah seperti pulau Mursala yang sempat menjadi lokasi syuting salah satu film Hollywood, King Kong. Pulau ini memiliki air terjun yang langsun jatuh ke laut, air biru jernih.

Selain pulau Mursala ada juga pulau Kalimantung yang menawarkan hamparan pasir putih luas dengan laut yang jernih dan biru, pulau ini bagaikan Maldives nya Tapanuli Tengah. Laut di pulau ini juga relative dangkal dan ombak yang tenang sehingga pulau ini sangat aman dan cocok menjadi tujuan bagi wisatawan yang membawa keluarga terkhusus nya anak-anak. Ada juga pulau Badalu, blue spot, dan beberapa tempat lain di sekitar pulau Mursala yang menjadi tujuan wisata baik itu pulau atau pun spot untuk wisata bawah laut. Selain pulau-pulau tersebut Tapanuli Tengah juga memiliki garis pantai yang panjang, sangat banyak pantai yang bisa di jadikan sebagai tujuan wisata.


Sebagai kabupaten dengan jargon “negeri wisata sejuta pesona”, Tapanuli Tengah masih jauh dari kata negeri wisata”. Dengan sejuta pesona yang dimiliki seharusnya ini menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah dan juga masyarakat tapanuli tengah secara umum, baik pengusaha souvenir, restoran, perahu penyeberangan juga penginapan. Pemerintah kabupaten melalui dinas pariwisata sudah melakukan berbagai promosi pariwisata Tapanuli Tengah baik melalui festival budaya, perlombaan video dan fotografi pariwisata dan event-event lain yang mengundang orang-orang untuk berkunjung ke Tapanuli Tengah. Walau berbagai macam usaha telah dilakukan pemda Tapanuli Tengah tersebut ternyata kunjungan wisatawan masih belum memuaskan seperti yang diharapkan.

Kegiatan-kegiatan seperti festival musik yang mendatangkan artis ibukota, bahkan manca negara harus tetap dijalankan, diharapkan kegiatan ini mengundang antusiasme masyarakat di luar Tapanuli Tengah untuk datang berkunjung. Unsur penting yang mungkin terlupakan oleh negeri wisata Tapanuli Tengah ialah demografis. Sebagai negeri wisata, unsur sosial dan budaya juga harus di tonjolkan misalnya desa budaya. Hal ini mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk pemerintah. Selain desa wisata, frekuensi pelaksanaan festival kebudayaan juga bisa di tambah sebagai alat promosi, dan di tiap desa atau sudut kota di letak papan pemberitahuan destinasi apa saja yang ada di Tapanuli Tengah, agar masyarakat ataupun wisatawan tidak hanya tahu Mursala dan Kalimantung.


Kira nya apa pun usaha yang di lakukan dapat memberi dampak untuk kita semua, akhir kata tingi iman, tinggi ilmu, tinggi pengabdian.