Seorang pria, batak, memposting dirinya mencuci pakaian. Lain waktu ia mencuci piring. Dan video lain ia mamiari beras atau menampi beras. Aktivitas2 itu lumrah dikerjakan kaum ibu.Pendapat dikolom komentar pun saling sikut. Ada yg mengatakan jika ia lakukan itu demi konten. Yang lain bilang suami takut istri. Pakai rok saja kau lae, kata yg lain.

Dia tak peduli komentar orang lain. Ia bilang, apa yg bisa dia lakukan di rumah maka dikerjakan. Ketika istriku sibuk belanja ke pasar, apakah saya hanya duduk, merokok ngopi? Lebih baik cuci piring, kenapa harus nunggu istri?, belanya.

Saya sendiri sependapat dengannya. Jika dirimu hari ini masih sibuk dilayani istrimu sementara istrimu banyak pekerjaannya sebaiknya anda merevieu kembali apa visi dan misi mu dalam membangun sebuah keluarga. Menyapu, memasak, mencuci, mengurus anak, bukan pekerjaan yg harus dilakukan istrimu. Andapun bisa melakukannya jika anda mampu. Apakah dunia ini akan kiamat jika kamu mencuci kolor istrimu?, saya rasa gak tuh. Atau kau akan masuk neraka ketika kau memasak buat istri dan anak2mu?.

Masih soal video si lelaki batak itu. Ia bilang, tak harus emas, berlian dan benda berharga lain yg bisa menyenangkan istri, tetapi melakukan hal2 yg berguna di rumah. Absolutely setuju. Bahwa lelaki batak disebut sebagai anak ni raja sudah sangat lama mencuci otak kita. Sehingga selalu tertanam di pikiran jika semua pekerjaan rumah adalah tanggungjawab istri. Sederhana saja, apakah istri itu bukan boru ni raja?. Jika anak ni raja tak boleh mengerjakan pekerjaan rumah, boru ni raja juga bisa berbuat yg sama. Sama2 keturunan raja, hanya beda jenis kelamin kan?.Jika hanya dirimu yg anak ni raja sementara istrimu tidak, maka dirimu menikahi babu?, begitu, kah?.

Sah2 saja dirimu tak melakukan pekerjaan rumah, ya pekerjakanlah ART dua atau tiga orang. Tentunya harus banyak duitmu. Jangalah menuntut istri bekerja keras sementara uang yg kau kasih paspasan. Sebanding, itu maksudku. Berikan bulanan berlimpah sehingga ia bs menggaji ART.Menanggapi video itu, jangan menjadi lelaki tolol. Jika tak setuju sikapnya diam saja. Ia hanya berusaha meringankan pekerjaan istrinya, kok.

Selamat hari kartini.

Unang sai tadok, selamat hari kartini alai mambaen kopi ni inantai pe di jabu dang hea.Mumpung hari Kartini, mari manjakan istri dengan hal hal sederhana. Ingat, yg kau manjakan istrimu, bukan istri oranglain!. Sekali lagi, selamat hari kartini buat perempuan Indonesia.

By admin