Sudah beberapa bulan ini saya kerja hanya dari rumah. Seorang sales.

Dulu, berprofesi sebagai engineer bekerja menangani mesin produksi lalu berhadapan langsung berbagai level krayawan mulai dari operator hingga GM. Saya belajar banyak mengenal karakter baik berdasarkan latar belakang pendidikan, budaya, ras hingga bangsa yang berbeda-beda. 20 tahun saya menjalani profesi itu dan berbagai pelosok tanah air saya kunjungi.Semua ada masanya.Covid mengkandaskan semuanya. Jika bukan karena Covid mungkin saya masih berprofesi sebagi engineer.

Engineer itu enak. Terutama ketika semua pekerjaan selesai pada waktunya. Tetapi gak enak jika kita dihadapkan pada persoalan pelik sebab semboyan seorang engineer sama seperti semboyan pasukan opemadam kebakaran. Pantang pulang sebelum padam…( padam benar heheheh). Nah, engineer pun begitu. Kastemer tidak mau tahu apakah pekerjaanmu akan overlap dengan pekerjaan lain yang sudah terssdedule atau apakah tiket pesawatmu akan hangus bahakan tak peduli jika kamu akan tinggal di satu daerah hingga berminggu-minggu sampai mesin mereka berproduksi secara baik.

Sebagai seorang engineer kita harus bisa mengambil sebagian dari perasaan kastemer yang kita hadapi. Jika kita berhadapan dengan orang-orang di line produksi maka kita harus berorientasi pada produksi. Dan ketika orang qualiti datang kepada kita maka qualiti menjadi isu utama. Kedua tim inilah yang paling sering kita temukan di kastemer ketika kita menjadi engineer yang meanngani mesin-mesin pabrik.

Setiap saat HP harus standby meski di rumah, dalam aktifitas sosial, ibadah, olahraga dan lain-lain. Semua perusahaan yang bergerak dibidang service menawarkan remoe service yang artinya melakukan service jarak jauh. Setidaknya lewat telepon. Bertolak belakang dengan sekarang. Saya sudah jadi sales heheheh. Untungnya saya pernah belajar sales waktu di tempat lama dan modal saya mengahdapi orang-orang selama 20 tahunlah background saya berbalik dari tukang menjadi parboniaga.

Sebenarnya produk yang saya jual sekarang pun sangat berhubungan erat dengan pengalaman saya sebagai engineer. Perkembangan teknologi farmasi saat ini sangat pesat. Dan perkembangan ini dibarengi dengan sistim keamanan produk farmasi. Tentu saja setiap negara mengeluarkan aturan yang harus dituruti oleh para produsen obat dan di negara kita, BPOM menjadi pembuat kebijakan.

Nah, dalam dunia obat-obatan teknologi traking dan tracing masih hal baru meski beberapa produsen obat yang berasal dari perusahaan global sudah mengaplikasikan ini. Setiap obat diberikan nomor seri. Berdasarkan nomor seri inilah obat tersebut bisa kita traking dan tracing. Sistim inilah jualanku sekarang.

Buat kawan-kawan yang bekerja di pabrik farmasi seandainya ada yang butuh SERIALISASI mesin boleh infokan ke saya.

By admin