Category: CERPEN

Kutuliskan ini hanya untuk membuatmu senang dan mengerti akan banyaknya cerita kehidupan di sekeliling kita yang belum pernah kita dengar. Ada cerita sedih, gembira diaduk menjadi satu kata, Cerpen!

Tulang – 1

Lelaki itu terbaring lemah. Matanya nanar memandang langit-langit kamar bercat putih itu. Sesekali ia menghela nafasnya perlahan namun berat. Ia terpihat menahan tumpahan air matanya. “Na ro do ho bere?–kamu…

Inong

1967 Malam itu inong menyiapkan bekal perjalanan kami besok pagi. Beberapa potong singkong, sedikit nasi dan beberapa potong ikan asin yg dibakar lalu dimasukkan ke dalam hajut parindahanan. Hajut atau…

Bunga

  Lelaki itu terbaring lemah. Matanya nanar memandang langit-langit kamar bercat putih itu. Sesekali ia menghela nafasnya perlahan namun berat. Ia terpihat menahan tumpahan air matanya. “Na ro do ho…

Surat Buat Anakku

Buat anak-anakku tersayang, Segala puja dan puji kita haturkan kehadirat Allah Bapa, Yesus Kristus karena penyertaanNya melalui Roh Kudus kita bisa menikmati berkat-berkatnya, kesehatan, makanan jasmani dan rohani. Kita melalui…

Sapata ni Tarutung

  Bapa!, Telepon dari kampung, dari mamak!, teriak namboru. Namboru selalu memanggilku bapa. Namboru seorang janda berusia lanjut. Walau cerewet saya menghormatinya. Parpadanan antara Lumban Gaol dengan Situmeang membuatku semakin…

Menantuku Tukang Tambal Ban

Japikkir, amaniMarsaulina, tak habis pikir memikirkan cara berpikir putri tunggalnya Marsaulina Romaito. Satu-satunya pertanyaan yang bergemuruh di kepalanya, dan belum terjawab adalah, bagaimana mungkin ia memutuskan sesuatu yang sangat penting…

Kristin -1-

Sore beringsut malam. Diluar masih hujan. Sesekali petir menyambar. Aku melilitkan selimut untuk menghangatkan badanku. Bagi kami, permainan ini tak sekedar mencari siapa pemenang. Jauh daripada itu, mengasah kemampuan memprediksi…

Maria ( bagian 4 )

Suaranya mirip raungan, kadang seperti terbatuk, badannya berderit ketika melewati jalan berlubang, itulah Bus Sanggulmas yang memecah keheningan malam. Ini angkutan satu-satunya dari kampung menuju Medan, itupun sekali tiga hari.…

Takdir (sebuah cerpen semi-fiksi)

Seperti kata sinetron, kami mohon maaf bila ada penulisan nama, tempat dan kisah yang sama dengan cerita ini. Cerita ini adalah semi-fiksi, sepenggal kisah lelaki tua, yang kami buat menjadi…

M a r i a (3)

Perlahan, malam semakin merangkak menyelimuti kota Medan. Hingar bingar kota besar ini mulai berkurang. Ragam aktivitas membuat tak ada ubahnya antara siang dan malam hari, mungkin hanya volume kesibukannya yang…